Mumi adalah sebuah mayat yang diawetkan, dikarenakan perlindungan dari dekomposisi oleh cara alami atau buatan, sehingga bentuk awalnya tetap terjaga. Ini dapat dicapai dengan menaruh tubuh tersebut di tempat yang sangat kering atau sangat dingin, atau ketiadaan oksigen, atau penggunaan bahan kimiawi.
Mumi paling terkenal adalah mumi yang dibalsam dengan tujuan pengawetan tertentu, terutama dalam Mesir kuno. Orang Mesir percaya bahwa badan adalah tempat Ka seseorang yang sangat penting dalam masa setelah hidup.
Di Cina, telah ditemukan dari peti mati sipres yang tenggelam dengan menggunakan tanaman obat-obatan.
Mumi yang terbentuk karena kejadian alami, seperti di tempat super dingin (Ötzi manusia es, asam (manusia Tollund) atau kekeringan yang ditemukan di banyak tempat di dunia. Beberapa mumi yang terawet baik dalam kondisi alami bermulai sejak periode Inca di Peru.
Halaman
Entri Populer
-
Taman Bunga Nusantara (TBN) banyak memiliki beragam koleksi bunga yang indah dan segar, mulai dari tanaman untuk iklim tropis maupun u...
-
Sumpah tak ada lagi Kesempatan untuk ku Bisa bersamamu Kini ku tau Bagaimana cara ku Untuk dapat trus denganmu Reff: Bawalah pergi ci...
-
Daniel Jacob Radcliffe (lahir di London , Inggris , 23 Juli 1989 ; umur 21 tahun) adalah seorang pemeran Inggris yang dikenal dengan per...
-
Cinta adalah satu perkataan yang mengandungi makna perasaan yang rumit. Bisa di alami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipe...
-
Sakura bersama dengan bunga seruni , merupakan bunga nasional Jepang yang mekar pada musim semi , yaitu sekitar awal April hingga akhi...
-
Mawar adalah tanaman semak dari genus Rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar yang terdiri lebih dari 100 spes...
-
Mum mum mum mah Mum mum mum mah Mum mum mum mah Mum mum mum mah Mum mum mum mah I wanna hold em like they do in Texas Plays Fold em le...
-
Mumi adalah sebuah mayat yang diawetkan, dikarenakan perlindungan dari dekomposisi oleh cara alami atau buatan, sehingga bentuk awalnya t...
Rabu, 09 Maret 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar